Kecantikan Pola Pikir

 kalau menjadi cantik adalah kesengsaraan, mengapa banyak wanita yang ingin sengsara?

Satu hingga puluhan, atau ratusan wanita di luar sana menginginkan menjadi cantik. Berlomba saling memoles untuk mengubah penampilan yang sebelumnya tidak (atau belum) terawat. Kalau ditanya alasannya mengapa, jawabannya sangat beragam. Dan yang paling random dari keseluruhannya adalah: agar didengarkan.

Kalau katanya attitude menjadi nilai utama dari seseorang, lalu mengapa masih banyak puluhan manusia yang mengambil keputusan dengan melihat paras kecantikan? Ada yang menghabiskan beberapa ratus, atau jutaan untuk memperoleh hak suara dengan mengubah penampilan. Katanya, kalau saja ia masih pada 'bentukan' kemarin, mana bakal ada yang akan melihatnya. Mana ada yang mendengarkannya. Mana ada yang akan berpihak di belakangnya. Karena itu ia merubah semuanya, untuk mendapatkan hak-hak kehidupannya.
Lalu siapa yang mengatakan, kalau ingin menjadi cantik adalah kesengsaraan (?) Karena rajin membuat perbandingan adalah kesengsaraan. Karena menggunakan tolak ukur orang lain adalah kesengsaraan. Karena menyalahkan orang lain adalah kesengsaraan. Karena berjuang bukan untuk diri sendiri adalah kesengsaraan. 

Kecantikan pada pemikiran adalah kecantikan yang benar-benar cantik. 
kecantikan yang berpijak kepada kesantunan adalah kecantikan yang benar-benar sulit. 

Apakah tangan Tuhan begitu jahat, hingga tidak bisa meratakan semua cipaan-Nya? karena Tuhan dan beberapa orang lain memiliki definisi arti cantik sebenarnya. Menjadi cantik yang sebenarnya adalah kesulitan yang sangat-sangat sulit. Yang dapat memberi pandangan dari dua arah. Yang tidak membenci sesama manusia. Yang bisa memberi pemahaman dan jalan keluar. Yang dapat tenang tanpa menyusahkan. Yang dapat memperlakukan orang-orang lain secara ber-adil.

Komentar

Postingan Populer